Israel Menjadi Neraka Puluhan Ribu Mengungsi

Sejak hari rabu, kebakaran yang tidak diketahui penyebabnya telah menyulut ketakutan  pemukim-pemukim Israel. Belasan titik Api di beberapa tempat terus melebar dengan  bantuan angin dan kondisi kering hutan Israel. Kamis, dilaporkan polisi dan para pemadam kebakan mulai mengevakusasi puluhan ribu penduduk Israel di kota Heifa dari rumah mereka,  ketika api semakin menjalar dan tidak mampu dipadamkan.

Bersamaan dengan itu, petugas Bintang David melaporkan bahwa puluhan penduduk Israel menjadi korban terhirup asap kebakaran. Chanel 2 Israel memperkirakan jumlah penduduk yang diavakuasi dari rumah mereka sekitar 60 ribu orang.

Pemerintah Israel lewat perdana Menteri Netanyahu telah meminta bantuan pada belasan negeri tetangga termasuk Turki, Cyprus, Yunani dan Rusia untuk membantu memadamkan api.  Namun usaha itu sama sekali tak berguna sampai saat ini, karena tiupan angin menjadikan api begitu cepat menyebar dan melahap areal sekitar kota dan pemukiman penduduk setempat.

Ahmed Mansour seorang journalis senior  Al-Jazeera menulis dalam akun Facebooknya menyindir kisah kelabakan pemerintah Israel yang terpaksa meminta bantu ke Negara tetangga “permintaan bantuan Israel pada dunia untuk memadamkan api  di hutan menunjukkan bahwa Israel  adalah Negara yang sangat lemah. kekuatanya bersumber dari  kelemahan Arab dan sokongan dunia dengan berbagai cara”.

Tragedy kebakaran ini terjadi setelah parlemen Israel melarang azan berkumandang dari masjid-mesjid di Jarussalem. Apakah ada hubungan antara pelarangan azan itu dengan kebakaran api yang mengepung Israel? Yang  pasti Imam Nawawi dalam Al-Azkar  menyebut kan Hadis Nabi yang bermakna ” Jika kalian melihat kebakaran, maka bertakbirlah (baca Allahu Akbar) karena takbir akan memadamkannya.”

(Dirangkum dari berbagai Sumber oleh Abu Amru)