Bendera GAM Tidak Mewakili Pergerakan Aceh Merdeka dalam Demo Damai 4/11

Bendera Gerakan Aceh Merdeka  dikibarkan oleh beberapa  oknum dalam Demo  Damai 4/11 di Jakarta, tidak mewakili Organisa Gerakan Aceh Merdeka yang telah berkomitmen mencapai kesepakatan damai dalam perjanjian MoU Helsinki 15 Agustus 2005. Bendera tersebut telah diamankan oleh kepolisian RI. Partisipasi Masyarakat Aceh  dalam demo damai 4/11 Jakarta adalah murni untuk membela Al Quran bersama-sama dengan saudara Muslim Indonesia se-Nusantara.

Menurut press release yang dikeluarkan; bahasa-bahasa ancama yang dikeluarkan oleh oknum  peserta demo dari Aceh   tidak mewakili pergerakan yang telah komitmen membangun Aceh dalam NKRI melalui partai lokal.  Sebagai bentuk Komitmen untuk damai  juga menolak aksi-aksi yang memperkeruh suasana politik di Indonesia.

Berikut Press release yang disebarkan lewat media sosial dari Stockholm Swedia

GERAKAN ACEH MERDEKA (GAM)

STOCKHOLM SWEDIA

Press Release

Salam sejahtera.

Berkenaan dengan adanya penggunaan bendera bulan bintang dan spanduk yang mengatasnamakan bangsa Aceh pada demonstrasi di Jakarta pada hari Jumat 4 November 2016, dengan ini, Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyatakan:

  1. GAM tidak ada sangkut paut dengan oknum yang membawa dan menggunakan bendera bulan bintang tersebut.
  2. Sejak 15 Agustus 2005, GAM dan pemerintah Indonesia sudah mencapai kesepakatan yang tertuang di dalam MoU Helsinki, dan GAM tetap komit dengan perdamaian tersebut sehingga tidak ada alasan bagi GAM untuk menggunakan bahasa-bahasa ancaman yang memperkeruh suasana politik di Indonesia.
  3. GAM mendoakan keselamatan untuk semua peserta demonstrasi, sebab itu hak demokrasi rakyat untuk menyampaikan pendapat.

Demikian press release ini kami sampaikan untuk dapat dimaklumi semua pihak.

Stockholm, Swedia 4 November 2016

Koordinator GAM Swedia

Bakhtiar Abdullah

bakhtiar59@yahoo.com